Faktor Risiko yang Memicu Timbulnya Gejala Umum Emboli Paru

0 Comments

Emboli paru merupakan suatu pembekuan darah yang dapat menyumbat aliran darah pada paru-paru. Kondisi ini bisa merusak bagian paru-paru tertentu yang pembuluh darahnya tersumbat. Kondisi ini secara otomatis akan menurunkan kadar oksigen di dalam darah dan dapat memengaruhi fungsi organ-organ tubuh lainnya. Gumpalan darah besar akan menyumbat aliran darah secara total, sehingga dapat berakibat fatal.

Penyumbatan yang terjadi pada kasus ini dapat mengancam nyawa. Belum lagi berbagai gejala umum emboli paru yang dialami penderitanya. Dilansir dari honestdocs.id, menurut Mayo Clinic, kasus ini menyebabkan kematian sampai sebesar 1/3 dari orang-orang yang tidak terdiagnosis atau penderita yang sudah diobati dengan baik.

Faktor Risiko Emboli Paru

Kondisi emboli paru memang harus diwaspadai karena akan menimbulkan berbagai komplikasi. Beragamnya faktor risiko yang memengaruhinya harus segera diketahui dan dipahami agar segera bisa mengatasinya. Sebenarnya, penyebab utama emboli paru adalah adanya penyumbatan arteri pulmonalis yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke paru-paru. Penyumbatan semacam ini tetap berisiko terhadap aliran darah dan suplai oksigen yang erat kaitannya untuk semua proses metabolisme tubuh. Di balik itu semua, ternyata terdapat berbagai faktor risiko yang dapat memicu kondisi tersebut. Apa sajakah itu?

READ  Daftar Cemilan Sehat untuk Bayi yang Bergizi, Simpel, dan Menarik

Faktor risiko seseorang dapat mengalami gejala umum emboli paru ternyata erat kaitannya dengan usia. Seseorang yang usianya 60 tahun atau di atasnya akan lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan serius ini. Faktor genetik juga berpengaruh, di mana seseorang dengan riwayat keluarga yang mengidap emboli paru akan lebih berisiko mengalami hal yang sama. Kelebihan berat badan atau obesitas juga sangat perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami penyumbatan arteri pulmonalis.

Kondisi medis seperti pernah mengalami penggumpalan darah sebelumnya juga menjadi hal yang berisiko mengalami emboli paru. Mengidap penyakit jantung dan kanker juga memicu kondisi serius ini. kondisi sekitar 6 pekan setelah melahirkan juga menjadi salah satu faktor risiko seseorang mengalami emboli paru. Tak lupa juga gaya hidup yang tidak sehat yaitu merokok akan sangat berisiko.

READ  Sering sesak napas ? Hati-hati gejala gagal jantung

Gejala Umum Emboli Paru

Setiap kondisi kesehatan yang terganggu pasti mempunyai gejala yang dapat menjadi tanda awal bahwa sedang terdapat gangguan kesehatan. Melalui sinyal ini, seharusnya seseorang sudah mampu mendeteksi adanya gangguan kesehatan dan segera mengatasinya sejak pertama kali menyadari gejalanya. Dalam kondisi serius seperti emboli paru, sangat penting diketahui gejalanya. Hal ini akan membantu mencegah semakin parahnya penyakit atau komplikasinya.

Gejala awal pada kasus emboli paru bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada luasnya bagian paru yang terpengaruh, ukuran gumpalan darah yang terjadi, dan kondisi kesehatan keseluruhan seseorang, khususnya bagian jantung dan paru-paru. Meskipun gejalanya tidak persis sama secara keseluruhan, terdapat gejala umum emboli paru yang sering dialami oleh penderitanya.

READ  Mengenal Ragam Informasi Seputar Faktor Penyebab Hipertensi

Gejala umum yang pertama adalah batuk yang biasanya berupa batuk kering, tetapi juga bisa mengandung dahak atau darah. Rasa sakit di dada atau punggung atas juga sangat memprihatinkan karena kondisinya akan semakin sakit ketika penderitanya berusaha untuk menarik napas lebih dalam. Rasa sakit di dada tersebut juga muncul saat batuk, makan, serta membungkukkan tubuh. Gejala ini mirip dengan tanda serangan jantung. Gejala umum emboli paru berikutnya adalah pingsan, pusing, kulit bagian ujung jari dan bibir membiru, berkeringat, jantung berdetak lebih cepat dan berdebar, gelisah, dan demam.

 

sumber artikel:

www.honestdocs.id

www.halodoc.com

 

sumber gambar:

www.honestdocs.id

www.sehatq.com